Mudik, sebuah sarana pemerataan pendapatan ke daerah2…

2009 October 11
by wahidyankf

mudik…

macet…

cape…

h-sekian…

buang-buang duit…

silaturahmi…

halal bihalal…

pulang kampung…

solat dobel…

baju baru…

kata2 di atas sering merepresentasikan tentang mudik…

nah…berhubungan dengan mudik…saya mau coba nulis tentang manfaat dari mudik yang menurut saya sangat besar, tapi jarang terpikirkan…

mudik sebagai sebuah sarana pemerataan pendapatan ke daerah-daerah…

pertama2…tau gak sih jumlah pemudik pas waktu lebaran? 1000? 10.000? 100.000 orang?

nope!

it’s far greater than that…

menurut rakyatmerdeka.co.id prediksi jumlah pemudik di tahun 2009 mencapai 27,25 juta jiwa…

yang berarti sekitar 1/10 penduduk indonesia…

kedua…

berapa sih jumlah uang yang dihabiskan oleh pemudik saat pulang ke desa mereka?

100.000 kah? 500.000 kah?

berapa jumlah uang yang dihabiskan pada saat di desa asal sangat bervariatif…dari “hanya” sekedar beberapa ratus ribu…sampe jutaan rupiah…

katakanlah setiap orang menghabiskan rp 500.000 rupiah di kampung mereka…dimana uang ini adalah hasil kerja keras mereka di perantauan kota2 besar…

dengan asumsi ini, maka ada rp 500.000 rupiah x 27,250.000 pemudik uang yang beredar ke daerah2 selain kota-kota besar…

berarti sekitar 13,675 triliun rupiah uang yang “dilarikan” dari kota-kota besar se indonesia…dan dibagikan ke kota-kota tujuan mudik…

sebuah angka yang fantastis…

awalnya saya pikir mudik cuman buang2 uang n kangen2an belaka…tapi ternyata ada “khasiat” lain dari mudik…hehe…

-terinspirasi dari obrolan dengan ayah tercinta-

No comments yet

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS