News Ticker

Tips Menghafal Al Qur’an Dalam Waktu X Tahun – Bagian 3/5: The Mind Set

Topik: Menghafal Al Qur'an
Panjang: ± 3200 kata.
Waktu: ± 16 menit.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

In the name of Allah, the Most Beneficient, the Most Merciful

Ketemu lagi (maaf yah kalo udah mulai bosen) sama saya di “Tips Menghafal Al Qur’an dalam Waktu X Tahun”. Sekarang kita masuk ke bagian yang ke-3: Mind Set menghafalkan Al Qur’an. Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, pada bagian ini kita akan membahas tentang Mind Set yang sebaiknya kita terapkan pada saat kita menghafalkan Al Qur’an (juga berlaku untuk sebelum dan setelah). :D Adapun tulisan bagian ketiga ini akan saya bagi menjadi 2 buah bagian besar, yaitu Mind Set dan Dos and Don’ts di dalam menghafalkan Al Qur’an.

A. Mind Set Menghafalkan Al Qur’an

Pertanyaan: Kenapa menghafalkan Al Qur’an harus dilandasi dengan Mind Set tertentu? Jawabannya relatif simpel. Pada dasarnya setiap kegiatan memiliki

Mind Set #1 – Niatkan semuanya karena Allah SWT.

Sebelum kita memulai dan juga pada saat kita mempelajari Al Qur’an, selalu luruskan niat kita karena Allah SWT semata. Mungkin hal ini akan terdengar tidak masuk akal, akan tetapi yakinlah bahwa tidak ada yang tidak mungkin jikalau Allah SWT sudah berkehendak, termasuk di antaranya bagi kita untuk mempelajari bukunya. Niatkan segala sesuatunya hanya karena Allah, dan bersiaplah terkejut ke mana pemurnian niat yang simpel (walaupun pada kenyataannya berat) ini akan membawa kita. :D

Mind Set #2 – Al Qur’an itu diciptakan mudah oleh Allah SWT.

Jangan pernah kita minder dan berkecil hati untuk mempelajari Al Qur’an, jangan pernah juga untuk kita berpikir bahwa kita tidak akan pernah bisa selesai menjadi penghafal Al Qur’an! Kenapa? Karena semua itu mungkin! Dan jangan ambil ini sebagai kata-kata dari saya, karena Allah SWT sendiri yang berkata di dalam Al Qur’an:

Q.S Al Qamar (54): 32

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

And indeed, We have made the Quran easy to understand and remember, then is there any that will remember (or receive admonition)?

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

So be positive! We can do it bro (and also sis)! :D

Oia, kalau masih minder juga, coba deh pembaca liat playlist Traveler with Qur’an yang saya kasih di bagian 1 tulisan ini. Di sana ada banyak banget bukti nyata bahwa intelejensia dan kepintaran tidak memegang peranan yang segitu pentingnya di dalam menghafalkan Al Qur’an. Yang terpenting adalah niat kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. :)

Mind Set #3 – Tidak ada kata terlambat di dalam mempelajari Al Qur’an.

Berapa pun umur kita, apa pun masa lalu kita, yakinlah bahwa tidak pernah ada kata terlambat di dalam usaha menghafalkan Al Qur’an. Tidak percaya? Di bawah ini ada sebuah link tentang seorang wanita yang menyelesaikan hafalan Al Qur’an di usia 82 tahun.

http://www.muftisays.com/forums/du-aas-supplications/5389/an-interview-with-umm-saalih,-a-grandmother-who-completed-memorizing-the-qur%92an-.html

So? Tidak pernah ada kata terlambat di dalam menghafalkan buku Allah ini. :)

Mind Set #4 – Jangan terburu-buru di dalam menghafalkan Al Qur’an.

Jangan pernah terburu-buru di dalam menghafalkan Al Qur’an, karena itu adalah bagian Allah SWT untuk memasukkan Al Qur’an ke dalam diri kita. Seperti yang di katakan di dalam hadist di bawah ini:

Narrated Musa bin Abi `Aisha:

Sa`id bin Jubair reported from Ibn `Abbas (regarding the explanation of the Verse: ‘Do not move your tongue concerning (the Qur’an) to make haste therewith) . He said, “The Prophet (SAW) used to undergo great difficulty in receiving the Divine Inspiration and used to move his lips.’ Ibn `Abbas said (to Sa`id), “I move them (my lips) as Allah’s Messenger (SAW) used to move his lips.” And Sa`id said (to me), “I move my lips as I saw Ibn `Abbas moving his lips,” and then he moved his lips. So Allah revealed:– ‘(O Muhammad!) Do not move your tongue concerning (the Qur’an) to make haste therewith. It is for Us to collect it and give you (O Muhammad) the ability to recite it. (i.e., to collect it in your chest and then you recite it).’ (75.16-17) But when We have recited it, to you (O Muhammad through Gabriel) then follow you its recital.’ (75.18) This means, “You should listen to it and keep quiet and then it is upon Us to make you recite it.” The narrator added, “So Allah’s Messenger (SAW) used to listen whenever Gabriel came to him, and when Gabriel left, the Prophet (SAW) would recite the Qur’an as Gabriel had recited it to him.”

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ مُوسَى بْنِ أَبِي عَائِشَةَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، فِي قَوْلِهِ تَعَالَى ‏{‏لاَ تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ‏}‏ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُعَالِجُ مِنَ التَّنْزِيلِ شِدَّةً، وَكَانَ يُحَرِّكُ شَفَتَيْهِ ـ فَقَالَ لِي ابْنُ عَبَّاسٍ أُحَرِّكُهُمَا لَكَ كَمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَرِّكُهُمَا فَقَالَ سَعِيدٌ أَنَا أُحَرِّكُهُمَا كَمَا كَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ يُحَرِّكُهُمَا فَحَرَّكَ شَفَتَيْهِ ـ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ‏{‏لاَ تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ * إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ‏}‏ قَالَ جَمْعُهُ فِي صَدْرِكَ ثُمَّ تَقْرَؤُهُ‏.‏ ‏{‏فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ‏}‏ قَالَ فَاسْتَمِعْ لَهُ وَأَنْصِتْ ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا أَنْ تَقْرَأَهُ‏.‏ قَالَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَتَاهُ جِبْرِيلُ ـ عَلَيْهِ السَّلاَمُ ـ اسْتَمَعَ فَإِذَا انْطَلَقَ جِبْرِيلُ قَرَأَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم كَمَا أَقْرَأَهُ‏.‏

Reference: Sahih al-Bukhari 7524 – Book of Oneness, Uniqueness of Allah (Tawheed)
In-book reference: Book 97, Hadith 149
USC-MSA web (English) reference: Vol. 9, Book 93, Hadith 615

Lagipula, sebenarnya tidak ada alasan untuk kita terburu-buru di dalam menghafalkan Al Qur’an, karena Al Qur’an sendiri diturunkan secara berangsur-angsur selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari (sumber: wikipedia). Iyah, memang ada tidak sedikit orang yang bisa menghafalkan Al Qur’an dengan waktu jauh lebih cepat daripada itu, akan tetapi bukan berarti adalah sesuatu yang salah untuk menghafalkan Al Qur’an di dalam waktu yang relatif lama. Yang terpenting di sini adalah niat dan proses yang kita tempuh di dalam perjalanan kita ini. :)

Mind Set #5 – Sedikit tapi konsisten lebih baik daripada banyak tapi cepat bosan.

Menyambung dari Mind Set yang keempat, lakukan segala sesuatunya dengan konsisten dan senyaman kita. Ingatlah sebuah hadist dari Nabi SAW:

‘A’isha reported that the Messenger of Allah (SAW) had a mat and he used it for making an apartment during the night and observed prayer in it, and the people began to pray with him, and he spread it (the mat) during the day time. The people crowded round him one night. He (the Holy Prophet) then Eaid:

O people, perform such acts as you are capable of doing, for Allah does not grow weary but you will get tired. The acts most pleasing to Allah are those which are done continuously, even if they are small. And it was the habit of the members of Muhammad’s (SAW) household that whenever they did an act they did it continuously.

وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ، – يَعْنِي الثَّقَفِيَّ – حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ كَانَ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَصِيرٌ وَكَانَ يُحَجِّرُهُ مِنَ اللَّيْلِ فَيُصَلِّي فِيهِ فَجَعَلَ النَّاسُ يُصَلُّونَ بِصَلاَتِهِ وَيَبْسُطُهُ بِالنَّهَارِ فَثَابُوا ذَاتَ لَيْلَةٍ فَقَالَ ‏ “‏ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ مِنَ الأَعْمَالِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا وَإِنَّ أَحَبَّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ مَا دُووِمَ عَلَيْهِ وَإِنْ قَلَّ ‏”‏ ‏.‏ وَكَانَ آلُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم إِذَا عَمِلُوا عَمَلاً أَثْبَتُوهُ ‏.‏

Reference: Sahih Muslim 782 a – The book of prayers – Travelers
In-book reference: Book 6, Hadith 255
USC-MSA web (English) reference: Book 4, Hadith 1710

Perlu kita perhatikan di sini untuk kita tidak “berlari” terlalu cepat di awal. Okeh, banyak membaca dan menghafalkan Al Qur’an adalah sesuatu yang buaguuusssss (pake banget), tapi saya sangat menyarankan untuk memberikan waktu sampai kegiatan menghafalkan Al Qur’an ini menjadi kebiasaan di dalam hidup kita. Karena salah satu hal berharga yang saya pelajari selama 20 tahun belakangan adalah

Segala sesuatu yang terlalu cepat biasanya akan berlalu dengan cepat pula.

Dan adalah keinginan kita semua bahwa kegiatan hafal menghafal Al Qur’an ini bukan hanya sebagai euforia semata bukan? So take your time. Because it is not about how fast you can run, but how consistent you can run. :)

B. The Dos

Dos #1 – Repetisi, repetisi, dan repetisi.

Repetisi menjadi salah satu hal yang wajib kita lakukan di dalam menghafalkan Al Qur’an. Seperti yang dikatakan oleh Rasullah Muhammad SAW di dalam sebuah hadist:

Narrated `Abdullah:

The Prophet (SAW) said, “It is a bad thing that some of you say, ‘I have forgotten such-and-such verse of the Qur’an,’ for indeed, he has been caused (by Allah) to forget it. So you must keep on reciting the Qur’an because it escapes from the hearts of men faster than camel do.”

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَرْعَرَةَ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ بِئْسَ مَا لأَحَدِهِمْ أَنْ يَقُولَ نَسِيتُ آيَةَ كَيْتَ وَكَيْتَ بَلْ نُسِّيَ، وَاسْتَذْكِرُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ أَشَدُّ تَفَصِّيًا مِنْ صُدُورِ الرِّجَالِ مِنَ النَّعَمِ ‏”‏‏.‏

Reference: Sahih al-Bukhari 5032 – Book of Virtues of the Qur’an
In-book reference: Book 66, Hadith 54
USC-MSA web (English) reference: Vol. 6, Book 61, Hadith 550

Lalu bagaimana teknis dari repetisi ini? Saya akan coba menjabarkannya di bagian 5 dari seri tulisan ini. :)

Dos #2 – Katakan saya dibuat lupa oleh Allah tentang ayat ini.

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, Allah SWT lah yang akan mengumpulkan Al Qur’an di dada kita. Karena itu jika kita lupa sebagian ayat yang sudah kita hafalkan, jangan katakan “saya lupa ayat ini” melainkan katakanlah “saya dibuat lupa oleh Allah SWT tentang ayat ini”. Hal ini didasarkan pada hadist Nabi SAW yang berbunyi:

Narrated `Abdullah:

The Prophet (SAW) said, “Why does anyone of the people say, ‘I have forgotten such-and-such Verses (of the Qur’an)?’ He, in fact, is caused (by Allah) to forget.”

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ مَا لأَحَدِهِمْ يَقُولُ نَسِيتُ آيَةَ كَيْتَ وَكَيْتَ‏.‏ بَلْ هُوَ نُسِّيَ ‏”‏‏.‏

Reference: Sahih al-Bukhari 5039 – Book of Virtues of the Qur’an
In-book reference: Book 66, Hadith 63
USC-MSA web (English) reference: Vol. 6, Book 61, Hadith 559

Dos #3 – Bacalah Al Qur’an dengan suara yang sebagus mungkin.

Salah satu hal yang sebaiknya dilakukan ketika membaca Al Qur’an adalah membacanya dengan suara yang seindah mungkin (yang kita bisa).

Narrated Al-Bara’ ibn Azib:

The Prophet (SAW) said: Beautify the Qur’an with your voices.

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ طَلْحَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ ‏”‏ ‏.‏

Grade: Sahih (Al-Albani)
Reference: Sunan Abi Dawud 1468 – Book of Prayer (Kitab Al Salat)
In-book reference: Book 8, Hadith 53
English translation: Book 8, Hadith 1463

Dos #4 – Bacalah Al Qur’an dengan suara yang tidak keras tapi juga tidak terlalu pelan.

Jangan lupa juga untuk membaca Al Qur’an dengan suara yang pertengahan (tidak terlalu keras, dan juga tidak terlalu pelan). Hal ini didasarkan pada hadist di bawah ini:

Ibn ‘Abbas reported:

The word of (Allah) Great and Glorious: ‘And utter not thy prayer loudly, nor be low in it” (xvii. 110) was revealed as the Messenger of Allah (may peace beupon him) was hiding himself in Mecca. When he led his Companions in prayer he raised his voice (while reciting the) Qur’an. And when the polytheists heard that, they reviled the Qur’an and Him Who revealed it and him who brought it. Upon this Allah, the Exalted, said to His Apostle (SAW): Utter not thy prayer so loudly that the polytheists may hear thy recitation and (recite it) not so low that it may be inaudible to your Companions. Make them hear the Qur’an, but do not recite it loudly and seek a (middle) way between these. Recite between loud and low tone.

حَدَّثَنَا أَبُو جَعْفَرٍ، مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ جَمِيعًا عَنْ هُشَيْمٍ، – قَالَ ابْنُ الصَّبَّاحِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، – أَخْبَرَنَا أَبُو بِشْرٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ ‏{‏ وَلاَ تَجْهَرْ بِصَلاَتِكَ وَلاَ تُخَافِتْ بِهَا‏}‏ قَالَ نَزَلَتْ وَرَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مُتَوَارٍ بِمَكَّةَ فَكَانَ إِذَا صَلَّى بِأَصْحَابِهِ رَفَعَ صَوْتَهُ بِالْقُرْآنِ فَإِذَا سَمِعَ ذَلِكَ الْمُشْرِكُونَ سَبُّوا الْقُرْآنَ وَمَنْ أَنْزَلَهُ وَمَنْ جَاءَ بِهِ فَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى لِنَبِيِّهِ صلى الله عليه وسلم ‏{‏ وَلاَ تَجْهَرْ بِصَلاَتِكَ‏}‏ فَيَسْمَعَ الْمُشْرِكُونَ قِرَاءَتَكَ ‏{‏ وَلاَ تُخَافِتْ بِهَا‏}‏ عَنْ أَصْحَابِكَ أَسْمِعْهُمُ الْقُرْآنَ وَلاَ تَجْهَرْ ذَلِكَ الْجَهْرَ وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلاً يَقُولُ بَيْنَ الْجَهْرِ وَالْمُخَافَتَةِ ‏.‏

Reference: Sahih Muslim 446
In-book reference: Book 4, Hadith 163
USC-MSA web (English) reference: Book 4, Hadith 897

Dos #5 – Berdoa agar Allah menjadikan kita salah seorang penghafal Al Qur’an.

Jangan lupa untuk berdoa kepada Allah SWT agar kita menjadi salah seorang penghafal Al Qur’an. Ingatlah janji Allah SWT tentang doa kepada kita:

Q.S. Al Baqarah (2): 186

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

And when My slaves ask you (O Muhammad SAW) concerning Me, then (answer them), I am indeed near (to them by My Knowledge). I respond to the invocations of the supplicant when he calls on Me (without any mediator or intercessor). So let them obey Me and believe in Me, so that they may be led aright.

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Dos #6 – Jangan lupa untuk menerapkan ayat yang sudah/sedang kita hafalkan di dalam kehidupan kita sehari-hari.

Salah satu hal yang juga teramat penting di dalam menghafalkan Al Qur’an adalah untuk menerapkannya di dalam kegiatan kita sehari-hari.

Narrated Abu Sa`id Al-Khudri:

I heard Allah’s Messenger (SAW) saying, “There will appear some people among you whose prayer will make you look down upon yours, and whose fasting will make you look down upon yours, but they will recite the Qur’an which will not exceed their throats (they will not act on it) and they will go out of Islam as an arrow goes out through the game whereupon the archer would examine the arrowhead but see nothing, and look at the unfeathered arrow but see nothing, and look at the arrow feathers but see nothing, and finally he suspects to find something in the lower part of the arrow.”

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ التَّيْمِيِّ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏ “‏ يَخْرُجُ فِيكُمْ قَوْمٌ تَحْقِرُونَ صَلاَتَكُمْ مَعَ صَلاَتِهِمْ، وَصِيَامَكُمْ مَعَ صِيَامِهِمْ، وَعَمَلَكُمْ مَعَ عَمَلِهِمْ، وَيَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينَ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ، يَنْظُرُ فِي النَّصْلِ فَلاَ يَرَى شَيْئًا، وَيَنْظُرُ فِي الْقِدْحِ فَلاَ يَرَى شَيْئًا، وَيَنْظُرُ فِي الرِّيشِ فَلاَ يَرَى شَيْئًا، وَيَتَمَارَى فِي الْفُوقِ ‏”‏‏.‏

Reference: Sahih al-Bukhari 5058 – Book of Virtues of the Qur’an
In-book reference: Book 66, Hadith 83
USC-MSA web (English) reference: Vol. 6, Book 61, Hadith 578

Cobalah untuk menerapkan semaksimal mungkin untuk menerapkan apa yang telah kita hafalkan dan pelajari semaksimal mungkin di dalam kehidupan kita sehari-hari, dan rasakan perubahan yang terjadi di dalam hidup kita. :)

C. The Don’ts

Don’ts #1 – Melakukan sesuatu yang haram.

Agak obvious sebenernya, tapi jangan lupa untuk benar-benar “membersihkan” diri kita dan kegiatan kita sehari-hari. Ingatlah hadist:

Abu Huraira reported Allah’s Messenger (SAW) as saying:

0 people, Allah is Good and He therefore, accepts only that which is good. And Allah commanded the believers as He commanded the Messengers by saying:” O Messengers, eat of the good things, and do good deeds; verily I am aware of what you do” (xxiii. 51). And He said: ‘ 0 those who believe, eat of the good things that We gave you” (ii. 172) He then made a mention of a person who travels widely, his hair dishevelled and covered with dust. He lifts his hand towards the sky (and thus makes the supplication):” O Lord,0 Lord,” whereas his diet is unlawful, his drink is unlawful, and his clothes are unlawful and his nourishment is unlawful. How can then his supplication be accepted?

وَحَدَّثَنِي أَبُو كُرَيْبٍ، مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ مَرْزُوقٍ، حَدَّثَنِي عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏”‏ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ ‏{‏ يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ‏}‏ وَقَالَ ‏{‏ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ‏}‏ ‏”‏ ‏.‏ ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ ‏”‏ ‏.‏

Reference: Sahih Muslim 1015 – The Book of Zakat
In-book reference: Book 12, Hadith 83
USC-MSA web (English) reference: Book 5, Hadith 2214

Dari pengalaman pribadi saya, somehow pikiran kita akan jauh lebih mudah menerima Al Qur’an ketika kita di dalam kondisi yang bersih. Tidak percaya? Mungkin pembaca bisa merasakannya sendiri. :)

Don’ts #2 – Musik?

Saya gak bisa bilang musik haram, karena:

  1. Saya belum menemukan hadist yang jelas-jelas bilang kalau musik haram.
  2. Siapa saya???

Akan tetapi saya menyarankan untuk sedikit demi sedikit meninggalkan musik. Kenapa? Karena dari pengalaman saya, akan lebih mudah untuk menghafalkan Al Qur’an jika kita berhenti mendengarkan musik. :)

Okeh okeh, saya tahu ini berat. Ditambah lagi kemungkinan kita akan dianggap sebagai social outcast, saya tahu ini akan berattttt buanget.. Believe me, saya tahu banget rasanya. Saya tahu ini berat, karena sejujurnya dulu saya merupakan penggila musik, saya memiliki berbagai macam koleksi musik dari musik kalem sampe musik trance, dari format mp3 sampai flac. Dahulu saya selalu mendengarkan musik ke mana-mana, saat belajar, saat di perjalanan, saat tidur, bahkan sampai saat ke belakang. Dan jujur, transisi ke tidak mendengarkan musik berat untuk saya. But let me tell you something what you will get with abandoning music:

The world is a more beautiful place without it! (well, at least this is the case for me)

Tanpa musik masih banyak hal yang bisa kita dengarkan kok sebenarnya. Kita bisa mendengar bunyi angin lebih jelas, kita bisa mendengar kercipan burung di kejauhan, juga lalu lalang orang yang lewat. In short, kepekaan kita terhadap alam akan bertambah. Mood kita pun akan relatif lebih stabil dibandingkan dengan jika kita berhenti mendengarkan musik (tidak ada lagi lagu galau atau yang terlalu bersemangat di dalam hidup kita). Dan kita tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk membeli peralatan audio! (well then again, this is the case for me. :D)

Okeh, berhubung lagi ngomongin tentang musik, saya coba tuliskan beberapa hal yang bisa dilakukan terkait dengan melarikan diri dari musik. Cobalah untuk melakukan nomer 1, kalau tidak/belum bisa lari ke nomer 2, dan seterusnya.

  1. Hapus semua file musik kita, dan jangan dengarkan musik sama sekali.
  2. Hapus semua file musik kita, dan dengarkan musik hanya dari youtube atau sejenisnya (spotify tidak termasuk).
  3. Pindahkan semua file musik kita ke tempat “rahasia”, dan coba semaksimal mungkin tidak mendengarkan musik.
  4. Hapus X buah file musik kita setiap hari (dengan X adalah jumlah yang kita tentukan sendiri), dan jangan mengunduh file musik lebih dari yang telah kita hapus.

Jadi kesimpulannya, sebisa mungkin jauhilah musik walaupun berat. :)

Akhir dari Bagian 3

Ting tong!!! This is the end of part 3. Iyah, saya tahu banget kok butuh kesabaran ekstra buat baca sampai akhir, tapi semoga para pembaca bisa mengambil apa-apa yang bagus dari tulisan saya yang bagian ini.

Semua yang benar di tulisan ini datangnya dari Allah, dan yang salah dari saya pribadi. Semoga bermanfaat. :)

———-

Tulisan selengkapnya tentang tips menghafalkan Al Qur’an:

Tips Menghafal Al Qur’an Dalam Waktu X Tahun – Bagian 1/5: Teaser, Disclaimer and Background

Tips Menghafal Al Qur’an Dalam Waktu X Tahun – Bagian 2/5: The Motivation

Tips Menghafal Al Qur’an Dalam Waktu X Tahun – Bagian 3/5: The Mind Set

Tips Menghafal Al Qur’an Dalam Waktu X Tahun – Bagian 4/5: The Tools

Tips Menghafal Al Qur’an Dalam Waktu X Tahun – Bagian 5/5: Tactics & Technical Stuffs

– Tips Menghafal Al Qur’an Dalam Waktu X Tahun – Bagian 5+/5: Troubleshooting & Fine-tuning

Advertisements
About wahidyankf (186 Articles)
JavaScript Developer. His life-motto is "Learning, Dreaming, and Enjoying life".

2 Comments on Tips Menghafal Al Qur’an Dalam Waktu X Tahun – Bagian 3/5: The Mind Set

  1. Nice post ka’.. terutama yg bagian meninggalkan musik. Mencerahkan. :)
    Saya jg termasuk yg masih berupaya keras ninggalin musik.
    Ditunggu lanjutan postingannya.. :)

    Like

    • wahidyankf // August 6, 2014 at 01:10 // Reply

      Halo Nzulfah,

      Thanks. Senang bisa bermanfaat. :)

      Just take your time, no need to rush. We will leave it (the music) eventually. :D

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: