News Ticker

H Minus Sekian – 1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

In the name of Allah, the Most Beneficient, the Most Merciful

Dulu saya mengira kalau menikah itu hanya sekedar “berjalan bersama”, mengucapkan kata-kata klise untuk tetap bersama selamanya. Akan tetapi semua berubah saat negara api menyerang tidak sepenuhnya hanya itu. Menikah itu adalah menyelaraskan 2 pikiran dan juga menyatukan 2 keluarga yang berbeda. Menikah itu bukan hanya tertawa dan menangis bersama, akan tetapi juga menjadi mediator dari 2 pihak yang berbeda.

Okeh, to be clear, I am not married yet (sorry to disappoint you dear reader :p), only soon to be. Akan tetapi semua ini mulai terasa nyata, dan ego bukanlah sesuatu yang bisa melancarkan dan menjaga sebuah hubungan kekeluargaan tetap sehat. Dan juga saya semakin meyakini bahwa hanya dengan mengingat Allah lah hati akan menjadi tenang (Q. S. Ar Ra’du: 28). Karena pada akhirnya, pasangan dan keluarga kita hanyalah manusia biasa yang bisa membuat kita merasa bahagia, akan tetapi tetap memiliki segala keterbatasan mahluk ciptaan.

Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk tetap bergantung dan mencari ketenangan hanya kepada Allah.

Advertisements
About wahidyankf (186 Articles)
JavaScript Developer. His life-motto is "Learning, Dreaming, and Enjoying life".

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: