News Ticker

H Minus Sekian – 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

In the name of Allah, the Most Beneficient, the Most Merciful

Teringat salah satu cerita sahabat saya ketika dia semakin mendekati hari H. Dia berkata bahwa dia seharusnya lebih fokus untuk mempersiapkan batin dan menjaga diri menjelang hari H, dan bukan terlarut di dalam hingar bingar persiapan yang melepaskan. Timbul penyesalan di dalam hatinya bahwa hal tersebut bukanlah apa yang seharusnya dia lakukan dan berikan perhatian.

Sejujurnya pada saat itu saya tidak bisa membayangkan sepenuhnya apa yang terjadi, dan hanya bisa diam dan mendengarkan ceritanya. Dan waktu pun berlalu. Semakin ke sini saya semakin merasa bahwa persiapan duniawi pernikahan memang sungguh melenakan. Tidak jarang pertanyaan kesiapan berkeluarga tertutupi oleh pertanyaan tentang pakaian, adat, dan hal lainnya yang akan dipakai pada hari persatuan tersebut. Sebuah hal yang seharusnya kecil namun seakan besar dari kacamata kesempurnaan.

Mungkin hal tersebut tidak sepenuhnya salah, karena memang hal ini diperkenankan oleh agama. Namun bukankah pernikahan dan tanggung jawab yang sesungguhnya itu baru dimulai setelah hingar mereda? Dan setelah fatamorgana ini berlalu dan hilang ditelan malam, sudah siapkah saya menjadi seorang imam?

Advertisements
About wahidyankf (186 Articles)
JavaScript Developer. His life-motto is "Learning, Dreaming, and Enjoying life".

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: