News Ticker

Tips Menghafalkan Kosakata Bahasa Jerman (Dengan Metoda Kartu)

Topik: Belajar
Panjang: ± 1030 kata.
Waktu: ± 5 menit. 
TLDR: Metoda kartu bisa digunakan untuk menghafalkan kosakata bahasa Jerman.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

In the name of Allah, the Most Beneficient, the Most Merciful

Halo.. Kali ini saya mau berbagi tips yang saya dapatkan sewaktu dulu les persiapan DSH di RWTH Aachen, yaitu tentang trik yang bisa kita lakukan untuk menghafalkan kosakata bahasa Jerman. Menurut saya pribadi, menghafalkan kosakata bahasa jerman akan lebih sulit jika dibandingkan dengan menghafalkan kosakata bahasa Inggris. Kenapa? Karena bahasa jerman mengenal banyak bentuk kata kerja, konjugasi subjek, dan juga jenis kelamin kata benda. Jadi akan ada lebih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan untuk menghafalkan kata di dalam bahasa Jerman. :D Nah, untuk menghafalkan kata-kata bahasa Jerman ini, ada satu cara yang bisa kita lakukan dengan murah, dan mudah, yaitu: Metoda kartu.

Menghafalkan Kosakata Bahasa Jerman dengan Menggunakan Metoda Kartu

Gimana sih metoda kartu ini? Caranya adalah dengan membuat kartu untuk setiap kata yang ingin kita hafalkan, seperti yang diperlihatkan pada kedua gambar di bawah ini:

belajar_jerman_kartu_1

Gambar 1. Kartu Hafalan Tampak Depan

belajar_jerman_kartu_2

Gambar 2. Kartu Hafalan Tampak Belakang

Jadi, seperti yang bisa kita lihat di atas, kartu kita akan terdiri dari 2 buah bagian, yaitu bagian depan, dan bagian belakang. Nah, di bagian depan ini akan kita tulis perubahan, dan berbagai komponen dari kata yang sedang kita hafalkan. Sedangkan di bagian belakangnya akan kita tulis contoh kalimat dari kata yang sedang kita hafalkan tersebut, beserta artinya. Kata benda ini sendiri akan kita bagi menjadi 4 bagian besar, yaitu:

  1. Kata benda Maskulin.
  2. Kata benda Feminin.
  3. Kata benda Netral.
  4. Kata benda yang selalu plural.

Untuk lebih jauh tentang kata benda ini bisa kamu pelajari di les yang kamu ikuti yah. Karena akan terlalu panjang kalau diceritakan di sini, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa ke depannya akan ada juga pembahasan tentang kata benda. :D Sedangkan kata kerja akan kita bagi menjadi 3 bagian besar, yaitu:

  1. Schwaches Verben
    Biasa disebut dengan kata kerja beraturan. Kata kerja ini akan ditandai dengan tulisan V1.
  2. Starkes Verben
    Biasa disebut dengan kata kerja tidak beraturan. Kata kerja ini akan ditandai dengan tulisan V2.
  3. Misch Verben
    Biasa disebut dengan kata kerja yang memiliki sifat gabungan dari V1 dan V2. Kata kerja ini akan ditandai dengan tulisan V3.

Oia! Selain kata kerja, akan ada juga kata sifat. Kata sifat ini akan kita tandai dengan penanda “adj” di depan katanya.

Informasi Apa Saja yang Harus Kita Tulis?

Nah, sekarang kita masuk ke bagian selanjutnya, yaitu tentang penulisan. Informasi apa aja sih yang harus kita tulis? Pada dasarnya sih semuanya. Akan tetapi gimana caranya kita harus mengatur agar informasi yang kita berikan tidak terlalu banyak. Karena jika informasi yang kita berikan terlalu banyak, maka pada akhirnya ruangan di kartu kita tidak akan muat, dan pada akhirnya menjadi tidak praktis lagi. :D Okeh, berikut ini adalah daftar informasi yang harus kita masukkan ke dalam kartu kita tersebut.

Di Bagian Depan Kartu

Bagian depan ini akan berbentuk seperti gambar 1, dengan isi sebagai berikut:

1. Jenis Kata

Yang dimaksud dengan jenis kata ini adalah golongan dari kata tersebut. Kita harus menuliskan apakah kata tersebut termasuk ke dalam golongan kata benda (Nomen), kata kerja (Verben), ataupun kata sifat (Adjektiv). Adapun kata benda akan ditandai dengan tulisan der, die, atau das di depannya (tergantung jenis kata bendanya), kata sifat akan ditandai dengan tulisan adj di depannya, dan kata kerja akan ditandai dengan tulisan V1, V2, ataupun V3 di depannya (lagi-lagi tergantung jenis kata kerjanya).

2. Bentuk Orang Ketiga dari Tiap Kata Kerja

Tiap kata kerja wajib hukumnya kita tuliskan bentuk perubahan orang ketiganya. Kenapa? Karena biasanya pada orang ketiga ini lah terdapat pengecualian bentuk (coba ingat-ingat kembali perubahan kata wollen).

3. Bentuk Präsems. Präteritum, dan Perfekt, dari tiap-tiap kata kerja.

Hal ini dimaksudkan agar kita tidak lagi tertukar-tukar ketika merubah kata kerja kita menjadi bentuk lampau. Adapun perubahan bentuk ini dituliskan dalam bentuk konjugasi orang ketiga tunggal (lagi-lagi karena alasan perubahan).

Di Bagian Belakang Kartu

Bagian belakang kartu kita akan berbentuk seperti gambar 2, dengan isi sebagai berikut:

1. Contoh Kalimat

Agar kata yang kita hafalkan lebih nyantol di otak kita, maka kita berikan pula contoh dari kalimat yang akan kita hafalkan.

2. Arti dari Kata

Jangan lupa pula berikan arti kata dari kata yang ingin kita hafalkan di bagian bawah belakang kartu kita.

Apa Lagi yang Harus Diperhatikan?

Selain berbagai hal yang telah disebutkan di atas, ada beberapa hal yang bisa membantu kita untuk menghafalkan kata dalam bahasa Jerman dengan menggunakan metoda kartu ini.

1. Penggunaan Kode Warna

Penggunaan kode warna akan sangat membantu kita dalam menghafalkan kata ini. Kenapa? Karena kita akan terbantu secara visual untuk menghafalkan kata yang ada di dalam kartu kita. Sebagai contoh, inilah kode warna yang saya gunakan untuk menuliskan kata benda:

  1. Kata kerja Maskulin saya tulis dengan warna biru.
  2. Kata kerja Feminin saya tulis dengan warna merah, dan
  3. Kata kerja Netral saya tulis dengan warna hitam.
2. Fokus ke Konteks Suatu Kalimat

Seringkali suatu kata yang kita tulis memiliki banyak arti. Jika ini terjadi, maka kita pilih salah satu kata yang sesuai dengan contoh kalimat kita. Hal ini dilakukan untuk menghindari kompleksitas yang terlalu tinggi pada proses penghafalan kartu kita. Lagipula kita masih punya banyak waktu kok untuk menghafalkan kata-kata dalam bahasa Jerman.😀

4. Sebentar Tapi Sering Lebih Baik daripada Lama Tapi Jarang.

Selalu berpegang teguhlah terhadap kata-kata “Sebentar tapi sering lebih baik daripada lama tapi jarang”. Artinya, lebih baik kita menghafalkan kata-kata ini 10 menit di pagi hari, 10 menit di siang hari, dan 10 menit di malam hari, daripada langsung 50 menit di malam hari.

3. Bawa Santai Agenda Menghafal

Ibarat olah raga, hindari over-training pada otak kegiatan menghafal kita. Kita di sini ingin bermain untuk jangka panjang, bukan sprint jarak pendek. Karenanya jangan sampai kita terlalu banyak menghafalkan kata dalam sehari. Beri waktu otak kita untuk mencetak kata-kata yang sudah kita hafal ke dalam ingatan jangka panjang. Saya sendiri memiliki target pribadi untuk menghafalkan 5-10 kata setiap harinya. Tidak terlalu banyak bukan? Tapi bayangkan jika ini terus menerus kita lakukan. Tanpa terasa kita akan bisa menghafalkan sekitar 2.000 – 3.500 kata dalam setahunnya.

Penutup

Yak, itu lah dia tip, dan trik menghafalkan vokabular bahasa Jerman yang saya dapatkan dari les persiapan DSH saya di RWTH Aachen. Semoga bisa membantu kalian semua yang kebingungan untuk menghafalkan kosa kata bahasa Jerman seperti saya.😀

About wahidyankf (178 Articles)
Computer Engineer. His life-motto is "Learning, Dreaming, and Enjoying life".

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: