hari ini, untuk kesekian kalinya ada ujian medan elektromagnetik…ujiannya mayan bisa sih…tapi gak puas rasanya…semoga aja senen lulus dan gak harus ikut uas…
hm…jadi ceritanya tadi pagi minta doa ke keluarga…biar lancar kalo kata orang mah…hehe…trus, saya kirim juga ke ade saya…n balasan smsnya sedikit membuat saya tersenyum…gini balesannya….
sep mas. percaya aja ama allah. Bahwa allah memberi ujian kpd umatny yang bisa dilalui am umatnya. jadi pada dasarnya semua ujian pasti bisa dijalani sama umatnya. hehehe. aku bisa harus bisa pasti bisa@_+
hm…nice words…jarang2 si ade ngomong ginian…
alhasil jadi lebih tenang juga ujian tadi…walopun gak perfect2 amat… @_@
yah…semoga senen besok keluar hasil yang terbaik…pasrah deh…yang penting udah usaha…
sebenernya ini dari pengalaman pribadi antara saya dan temen salah seorang temen saya sih…dan terjadi beberapa waktu yang lalu…bisa dikatakan kami melakukan ini secara tidak sadar…mungkin…hehe…tapi kalo kita semua bisa mengambil pelajaran dari ini, gak ada salahnya juga khan saya tulis…
Teman dan timba, hm…
apa yah hubungannya antara teman dan timba?
kenapa sih harus menghubung2kan teman dan timba?
apa sih istimewanya timba?
as we know, ada banyak alasan mengapa seseorang berteman dengan orang lainnya. baik alasan yang iya banget…sampe alasan yang menurut kita nggak dan jahat banget…yang coba saya ceritakan disini adalah kisah bagaimana menjaga hubungan pertemanan kita dan teman kita…
timba…
pernah liat sumur-sumur air di rumah-rumah yang zaman dulu khan? biasanya khan ada katrol sama timbanya tuh di atas yang buat ngambil air…timba ini sebenernya alat yang mantab…cara kerja alat ini adalah dengan mengulurkan satu bagian sehingga bagian yang lainnya turun, dan menaikkannya kembali…intinya, kalo mau timba ini berjalan dengan baik, 1 bagian harus turun ketika 1 bagian yang lainnya naik, vice versa.
begitu pula dengan persahabatan…dalam kehidupan sehari-hari kita pasti ngerasa donk, kalo kadang-kadang performa kita turun, kadang-kadang performa kita naik…terkdang kita bisa reasonable dan penuh perhitungan, tapi terkadang pula kita uring-uringan dan tidak jelas kelakuannya…nah, dalam pertemanan, hal-hal inilah yang sering menimbulkan slack dan percikan-percikan masalah antara kita dan teman kita. kadang teman kita membuat kita sebagai guyonan di saat kita sedang uring-uringan, dan begitu pula sebaliknya, yang menyebabkan kita/dia jengkel/kesal.
seperti yang sudah saya tulis diatas, persahabatan yang baik adalah yang seperti timba. kita harus bisa “mengimbangi” kelakuan teman kita agar persahabatan bisa berjalan harmonis. artinya, ketika teman kita kesal/keras, maka kita seyogyanya bersifat lembut dan pengertian, dan begitu pula sebaliknya. mengapa? karena lembut bertemu lembut tidak akan menjadi padu, dan keras bertemu keras hanya akan saling menghancurkan, begitu pula dengan musik, tidak akan harmonis hanya dengan 1 nada.
contoh :
waktu itu saya sedang giat-giatnya melatih otak, sampe-sampe, pengen maen tenis dengan tangan kiri (buat ngelatih otak
)…yah waktu itu saya dan temen-temen lagi belajar awal-awal maen tenis. orang-orang pada waktu itu mikirnya saya ngeremehin mereka dan gak serius. saya pikir-pikir iya juga c…kasian mereka, jadi gak maksimal latiannya kalo pasangan sama saya. waktu itu, saya lagi rada uring-uringan karena 1 dan lain hal, dan tiba-tiba temen saya bilang kalo saya “gaya” banget so-soan tenis pake tangan kiri…saya jadi rada panas khan…tapi temen saya itu keburu menyadari kalo saya lagi “gak fit” dan melembut serta minta maaf…pertikaian tidak terjadi, malahan saya jadi mikir dan gak enak…
(nb : saya bukan tipe orang yang gampang marah kalo dikatain…asal lagi gak ada masalah di “dalem” aja…trust me…
)
contoh yang lainnya :
beberapa hari yang lalu, pas saya lagi ngerjain tugas yang bejibun banyaknya, saya diminta temen saya untuk buka web dan ngasih tau dia jadwal uas, akhirnya saya buka (dengan rada males…tapi demi temen…boleh lah…kudu tolong menolong donk…
) akhirnya saya kopiin semua jadwalnya…dan saya kirimin ke temen saya…oia…temen saya waktu itu lagi sakit, jadi yah gitu deh…tapi…ternyata jadwalnya salah kirim!!! ternyata itu jadwal taun lalu!!! alamak!!! perah banget yah gue…haha…trus dia rada panas gitu…dan saya pun akhirnya menyadari bahwa dia lagi “tidak fit” dan melembut serta mengirimkan jadwal yang sebenarnya tanpa ikutan panas…dan akhirnya temen saya cerita kalo dia lagi sakit dan banyak masalah, jadi rada uring-uringan akhir-akhir ini…(sama…
)
kebayang apa yang akan terjadi kalo pada kasus 1 temen saya ikutan panas, dan kalo pada kasus 2 saya ikutan panas…mungkin saya dan teman saya ini bakal gak ngomong lagi sekarang…ato sekedar say hi doank…
so, selalu ingat prinsip timba dalam pertemanan (dan mungkin dalam hal-hal lain yang dianggap kalo hal ini bisa diterapkan)…jangan tarik timba dari kedua sisi, dan imbangilah kemauan dari yang lain, selama tidak melewati koridor yang telah kita tentukan…
Mau turut berbagi pelajaran yang saya dapatkan hari ini…mungkin ada yang udah sering denger tentang hal-hal seperti ini…namun gak ada salahnya kali yah kalo saya tulis yang serupa…
hm…jadi ceritanya hari ini saya ada pelajaran Perancangan Rangkaian Sekuensial yang diadain sama pak Yudi…sang empunya lab…kebetulan menu kuliah hari ini adalah pengumpulan proposal buat project akhir mata kuliah…dan tiap orang pun mengumpulkan proposalnya…
dann und dann…entah dari mana asalnya…si bapak tiba2 ngomongin tentang faktor non teknis gitu…(ketauan gak merhatiin…haha… si bapak bilang kalo kita bikin solusi itu, pertimbangin juga faktor-faktor non teknis…kalo masalah teknis mah relatif gampang dan eksak…tapi kalo yang non teknis,,.,beuh…”orang indonesia suka aneh2 kelakuannya…” kata si bapak…
si bapak ngasih 2 buah contoh di kuliah ini :
1. Tsunami Warning System
kejadian tsunami di aceh dan sekitarnya bikin bangsa kita shock dan gak pengen itu terjadi lagi, dan akhirnya dibuatlah peralatan yang bermanfaat sebagai tsunami early warning system. Alat ini berupa pelampung-pelampung dari bahan besi dan lain sebagainya yang berfungsi untuk mengambil data di daerah sekitar sana dan memberikan warning kepada kita jika terjadi potensi tsunami. alkisah, barang ini ditaroh di lepas pantai, tapi ada sedikit keanehan dengan barang ini. soalnya si barang ini bisa pindah ke tempat yang jauh dengan sendirinya, padahal seharusnya tidak bisa. Bersukur ada penjaga perairan yang mendeteksi hal ini, dan ternyata…alat ini mau dijual oleh penduduk sekitar sebagai besi rongsokan. sangat miris…dan ketika sang pelaku ditanya oleh penjaga perairan, maka si pelaku berkata bahwa mereka tidak tahu bahwa apa sebenarnya alat ini, dan apa manfaatnya bagi mereka.
akhirnya pemerintah melakukan penyuluhan kepada masyarakat akan betapa pentingnya alat ini dan betapa bermanfaatnya alat ini bagi mereka (itupun sulit) serta pentingnya mereka menjaga alat ini demi mereka sendiri. dan setelah usaha penyuluhan dan lainnya, akhirnya bisalah alat itu mengapung dengan amannya dilautan.
2. Persimpangan Kereta Api Otomatis
as we know, persimpangan kereta api merupakan salah satu perangkat lalu lintas yang penting dan rawan kecelakaan. tidak jarang persimpangan kereta api, baik yang dijaga maupun tidak, memakan korban jiwa. pada beberapa waktu yang lalu sempat tercetus ide bahwa “gimana kalo palang kereta api dibuat otomatis? jadi si alat di taroh dilintasan sekitar 2 km dari persimpangan…dan ketika ada kereta terdeteksi, maka persimpangan akan ditutup secara otomatis…”. ide yang bagus, karena bisa menghemat tenaga kerja dan faktor human error, disamping itu alatnya juga visible. Kalo kata dosen saya, “apa susahnya sih bikin alat itu? gak mungkin pada gak ada yang bisa juga khan?” iya juga sih…tapi, kata dosen saya lagi, masalahnya lagi-lagi bukan faktor non teknis. apa masalahnya? seperti biasa, non teknis dan non teknis lagi…dan penyebab yang sama : masyarakat tidak mengetahui betapa penting dan bergunanya alat ini bagi mereka. jadi si alat itu (yang berupa box) dibuat jemuran sama mereka…miris lagi-lagi…
hm…sekarang jadi kebayang khan? ternyata masalah non-teknis alat juga penting?
so, kedepannya, buat kita para engineer atau apapun profesi kita, buatlah solusi yang matang dan mempertimbangkan segala faktor, baik teknis maupun non teknis.
di angkatan saya di elektro itb, ada seorang teman saya yang merupakan anak dari rektor itb yang lalu…anggap aja namanya udin…
seperti pada umumnya, tanggapan anak-anak kalo ada anak rektor ato kepala sekolah masuk suatu sekolah/universitas tempat bapaknya berada pasti terkesan merendahkan gitu khan? walopun emang kita gak merendahkan, tapi pasti ada terbersit rasa di hati kalau :
“ah, jangan-jangan dibantuin bapaknya lagi?”
atau
“hm…wajar…”
dulu saya gak kepikiran segitunya juga sih…cuman sempat terbersit aja di hati…(ampun…gak sampe negatif banget ko pikirannya…) tapi, beberapa hari yang lalu, saya tau dari temen saya kalau si udin itu adalah pekerja keras!!! ternyata eh ternyata…kata temen saya yang 1 sma sama dia, bilang kalo waktu kelas 3 sma itu, si udin bener2 kerja keras…kaget gitu lah orang-orang…sampe jago banget gitu dia di pelajaran sekolahnya…dan dia pengennya ngambil spmb…tapi karena di suruh bapanya, dia ngambil usm jadinya…dan jadilah dia kuliah di itb…
poin dan pesan moral dari cerita ini adalah :
gak semua orang berlindung dan memanfaatkan jabatan dan kekuasaan orang tuanya…ada juga orang yang berjuang keras untuk menggapai tempatnya yang sekarang…walaupun dia bisa aja memanfaatkan kekuasaan orang tuanya…
salut dan hormat saya buat udin…(lagi-lagi bukan nama sebenarnya…)
saatnya mencoba sleeping bag merah ini… >:)
From Kaskus…http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2799887
i think it’s very beautiful…enjoy…
——————————————————————-
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal
hari ini ibunda tercinta ulang tahun…
24 november 2009…
yei yei…
happy bday ma…
wish u all de best…
\^_^/
hari ini pas ngucapin met ultah ke nyokap…ada beberapa kalimat yang bikin gua sakitttt…hati ini rasanya perih dan merasa jadi orang yang gagal…ditambah lagi baca cerita yang ada di sini…it makes me cry a river…@ the toilet… T_T can u believe that a guy cry at the toilet??? if it’s not about my family…i’ll not cry that hard…hehe…
so it began when i said happy bday to my beloved mom…then…in the middle of my precious conversation…my mom said to me…
“mas, kamu kapan lulusnya? kasian tuh papanya dah setengah mati kerja…tadi malem pas mama elus-elus papa, miris ngeliatnya…kasian papa tiap pulang badannya anget…kerja keras tiap hari…kapan kamu lulus?”
….
it just…
pierce through my heart..
i can’t bear with it…
damn…
what have i done to my father…
he works so hard for his children…
me…and the two of my brother…
tapi gua…
di sini…
100 miles away from them…
do what i want…
and crush their heart…
i never make them happy…
just keep demanding towards them…
and make them work harder…
please…
please wait for me…
please wait for me to be an adult…
to be someone usefull for this whole world and society…
to be someone that will make you proud…
please…
let me make you happy…
i’ll go to the top of the world…
i promise…
and i’ll tell the whole word…
that you are the most valuable people in my life…
that you…
my beloved father and mother…
the people that makes me what i’am…
i’ll run through the flame just to knock the heaven that lay below your feet…my beloved mother…
i’ll always remember and the way you endure the fatigue and pain dear my beloved father…
may God place you on top of heaven…
amin…
duh…gua nyesel nih sama tindakan gua beberapa hari yang lalu…
parah bet yah gua…hiks…
maapin gua yah…
(basi bet minta maap mulu…emang maap seenteng itu…hiks…)
dan gua masih lom berani ngomong apa2 ke dia…
aarrrggghhh…
binun…
PLAK!!! masih aja gua ngrusin yang kek ginian…
yap2…alkisah…ada seorang anak duduls n suka berlebihan yang mau menggunakan waktunya biar lebih produktif…
setelah menimbang dan seterusnya…
memutuskan dan seterusnya…
menetapkan dan seterusnya…
(halah…apaan c ini…)
si anak itu mutusin buat nge-deacivate facebooknya…
cos dia mikir kalo waktunya banyak yang abis buat sekedar check comment ato newsfeed…
dan lebih bisa dimanfaatin untuk kegiatan produktif lainnya…(seperti ngeblog mungkin…haha…)
duh…semoga si anak sotoy itu bisa bertahan gak mesbuk sampe 1 1/2 tahun ini…haha…
